Showing posts with label nuclear perkembangan. Show all posts
Showing posts with label nuclear perkembangan. Show all posts

1/23/2014

Radiasi pada gadget. Bahayakah??


Ponsel merupakan perlengkapan elektronik yang selalu menemani kita kemanapun kita pergi. Tahukah anda, efek samping dari sinyal ponsel anda? Berbagai macam tips sudah kita ketahui bersama seperti gunakanlah handphone pada kuping sebelah kiri ketimbang sebelah kanan dan lainnya

Energi pada ponsel

Pancaran gelombang elektromagnetik dari ponsel memiliki frekuensi antara 450 – 1800 MHz, yaitu termasuk dalam daerah gelombang mikro. menurut perhitungan menunjukkan bahwa quantum energi yang ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik ponsel, secara kuantitas relatif masih kecil karena hanya berkisar sepersejuta elektron Volt. Namun kalau jarak sumber radiasi dengan materi, yaitu jarak antara ponsel dengan kepala (khususnya telinga) diperhitungkan, maka dampak radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel tidak boleh diabaikan begitu saja. Alasannya adalah karena intensitas radiasi elektromagnetik yang diterima oleh materi (kepala khusus bagian telinga), akan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak, artinya makin dekat dengan sumber radiasi (ponsel) akan makin besar radiasi yang diterima. Persoalan akan lebih menarik lagi, kalau waktu kontak atau waktu berbicara melalui ponsel diperhitungkan, maka akumulasi dampak radiasi akibat pemakaian ponsel perlu dicermati lebih jauh lagi.


Ponsel menggunakan gelombang elektromagnetik dalam mengirim dan menerima pesan. Gelombang elektromagnetik ini dapat menyebabkan pemanasan pada jaringan tubuh. Jaringan tubuh dipanaskan oleh rotasi dari molekul polar yang disebabkan oleh medan elektromagnetik. Pada saat seseorang sedang menelepon dengan ponsel, efek pemanasan ini akan terjadi pada permukaan kepala dan mengakibatkan kenaikan suhu. Otak memiliki kemampuan untuk membuang kelebihan panas melalui sirkulasi darah. Namun, kornea mata tidak memiliki pengaturan suhu dan dari percobaan pada kelinci, ditemukan bahwa radiasi ponsel dapat menyebabkan katarak.

Pengamatan lebih jauh mengenai dampak radiasi elektromagnetik ponsel terhadap tubuh manusia, ternyata mempunyai kemiripan dengan dampak radiasi elektromagnetik yang ditimbulkan oleh radar. Dampak tersebut adalah kemampuan radar mengagitasi molekul air yang ada dalam tubuh manusia. Sel-sel yang terdapat dalam tubuh manusia sebagian besar mengandung air. Agitasi ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik. Kalau intensitas radiasi elektromagnetiknya cukup kuat, maka molekul-molekul air terionisasi, dampak yang ditimbulkan mirip dengan akibat yang ditimbulkan oleh radiasi nuklir. Peristiwa agitasi oleh gelombang mikro yang perlu diperhatikan adalah yang berdaya antara : 4 mW/cm2 ~ 30 mW/cm2. Agitasi bisa menaikkan suhu molekul air yang ada di dalam sel-sel tubuh manusia dan ini dapat berpengaruh terhadap kerja susunan syaraf, kerja kelenjar dan hormon serta berpengaruh terhadap psikologis manusia. Hal-hal inilah yang kemungkinan diduga sebagai penyebab timbulnya penyakit Alzheimer atau kepikunan dini.
Penelitian ini dilakukan oleh 12 lembaga reset, 7 diantaranya ada di Eropa selama 4 tahun. 1996, Universitas of Washington, Seattle menemukan bahwa EMR dalam bentuk energi gelombang radio rendah terbukt bisa merusak DNA. Kelompok risetb Jerman, Verum mencoba mempelajari efek radiai HP terhadap sel-sel tubuh manusia. Hasilnya sel-sel tubuh yang terkena paparan gelombang elektromagnetik seperti pada HP mengalami kerusakan yang signifikan. Bahkan mutasi sel-sel ini bias menjadi penyebab timbulnya kanker. Pancaran radiasi yang digunakan dalam penelitian berada pada level 0,3-2 watt/kg, sementara pada HP memancarkan sinyal radio atau SAR (Spesifik Absortion Rate) yang berada pada level 2 watt/kg. Beberapa akibat buruk yang biasa terjadi pada tubuh manusia menurut sejumlah penelitian antara lain meningkatkan resiko terkena tumor telinga , kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak, mengakibatkan meningioma, neurioma akustik, acoustic melanoma dan kanker ludah.
Sebenarnya semua handphone yang beredar masih bias dkategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1,6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa orang yang merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone-handphone yang dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yang betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah tingkat radasinya dibawah 1 watt/kg. Maka dari itu untuk memisahkan yang “aman” dan yang “betul-betul aman”, dibuatlah tabel dibawah ini. Untuk lebih jelasnya lihat pengaruh posisi antenna terhadap resiko kanker otak.

Beberapa institusi juga menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP tidak berbahaya. Dan memang radiasi HP tersebut, yang tergolong gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Tapi bukan berarti kemungkinan adanya efek samping tidak ada. Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF punya kemampuan untuk memanaskan jaringan tubuh seperti oven microwave memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang.



Pada HP terdapat istilah transmitter yang mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu yang kemudian dipancarkan keluar melalui antenna dan gelombang ini berfluktuasi melalui udara. Gelombang RF(radio frequency) inilah yang menimbulkan radiasi elektromagnetik.
Berikut beberapa penyakit dan kelainan yang berpotensi timbul karena radiasi HP:
  • Kanker
  • Tumor otak
  • Alzheimer
  • Parkinson
  • Fatigue (terlalu capai)
  • Sakit kepala
Penelitian yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda. Ada yang menyatakan radiasi HP lebih banyak menyebabkan kanker dan kelainan. Ada yang menyatakan bahwa radiasi HP tidak berhubungan dengan kanker. Terlepas dari mana yang benar atau salah tentu kita sebaiknya perlu untuk bersikap waspada dan mengantisipasi.
Beberapa pengguna ponsel telah melaporkan bahwa mereka merasakan berbagai gejala saat menggunakan atau setelah penggunaan ponsel, yaitu panas dan kesemutan pada kulit kepala, kelelahan, gangguan tidur, pusing, sakit kepala, malaise, dan takikardiak(jantung berdebar-debar). Laporan ini sedang diteliti penyebabnya, apakah benar karena radiasi ponsel atau karena stres.
Berbagai percobaan telah dilakukan oleh para ahli untuk mengatahui pengaruh radiasi ponsel bagi kesehatan. Pada penggunaan jangka pendek, radiasi ponsel memang tidak menyebabkan penyakit yang berarti. Tetapi pada penggunaan jangka panjang, radiasi ponsel dapat memicu penyakitacoustic neuroma (sejenis tumor otak). Dr. Lennart Hardell, seorang peneliti Swedia, mengemukakan bahwa penggunaan ponsel selama satu jam per hari dalam kurun waktu sepuluh tahun dapat meningkatkan resiko terkena tumor otak.

Penelitian mengenai pengaruh gelombang mikro terhadap tubuh manusia menyatakan bahwa untuk daya sampai dengan 10 mW/cm2 masih termasuk dalam nilai ambang batas aman. Nilai ambang batas aman sebesar 10 mW/cm2 ini berlaku di Amerika, sedangkan untuk negara-negara lain belum dicapai kata sepakat berapa sebenarnya nilai ambang batas aman tersebut. Sebagai contoh, Rusia menetapkan nilai ambang batas aman adalah 0,01 mW/cm2, jauh lebih kecil (1/1000 nya) nilai ambang batas aman yang ditetapkan oleh Amerika. Jadi mengenai penetapan nilai ambang batas aman masih perlu diteliti lebih jauh lagi, demi keselamatan pemakai gelombang mikro termasuk pula terhadap pemakaian ponsel.

HP Lebih Merusak Pada Otak Anak-anak


Jauhkan HP dari anak-anak karena otak mereka yang masih muda sangat sensitif terhadap radiasi HP jika terkena cukup lama. Terlebih lagi bayi jauh lebih sensitif lagi bahkan beberapa tidak bisa menahannya.
Departemen kesehatan masyarakat Toronto telah menasehatkan para remaja dan anak-anak kecil untuk membatasi penggunaan telpon selular mereka, dalam rangka menghindari resiko kesehatan yang cukup potensial. Ini merupakan kebijakan yang pertama di Kanada.
Para pejabat sudah memperingatkan bahwa oleh karena adanya efek samping dari radiasi frekwensi radio, anak-anak di bawah umur delapan tahun seharusnya menggunakan telepon selular hanya dalam keadaan darurat, dan para remaja perlu membatasi panggilan untuk kurang dari 10 menit.
Selama bertahun-tahun, kebanyakan para pejabat kesehatan pemerintah kurang peduli terhadap segala resiko yang ada. Tetapi dengan adanya beberapa penelitian, suatu pola mulai terlihat bahwa orang-orang yang menggunakan telepon selular mereka untuk suatu periode waktu yang lama berada pada resiko lebih besar terhadap kemungkinan terkena tumor otak tertentu.

Beresiko Melahirkan Anak Hiperaktif
Wanita yang menggunakan HP ketika hamil memiliki kecenderungan bakal melahirkan anak-anak dengan masalah tingkah laku, berdasarkan suatu studi terhadap lebih dari 13.000 anak-anak.
Wanita hamil yang memakai HP yang meskipun hanya 2 atau 3 kali dalam sehari, cukup untuk menimbulkan resiko bayi mereka terkena penyakit hiperaktif dan bisa mengalami kesulitan dalam pemahaman/proses belajar, emosi dan sosialisasi anak pada saat sekolah.
Hasil di atas justru lebih beresiko lagi apabila sang anak sendiri juga menggunakan HP sebelum berusia 7 tahun.

Tips Mengurangi / Menghindari Radiasi Ponsel
Disamping itu, secara ringkas ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan untuk mengurangi atau terhindar dari bahaya radiasi elektromagnet:
Jangan memakai HP ketika hamil dan jangan ijinkan anak Anda memakainya.
Batasi lama penggunaan HP Anda atau penggunaan telepon tanpa kabel lainnya.
Gunakan headset dengan kabel untuk mengurangi efek radiasi HP karena menjauhkan HP dari kepala Anda. Hindarilah penggunaan bluetooth.
Kurangi diri Anda terkena paparan langsung dari area transmisi WiFi (Hotspot Area). Cari tahu dimana lokasi WiFi dan usahakan untuk menjauh darinya.
Jika Anda memiliki telepon kabel, jangan memakai yang melebihi 900 MHz, karena telepon kabel Gigaherts akan terus menerus memancarkan gelombang radio tinggi 24/7.
Gunakan speakerphone daripada langsung mendekatkan HP ke telinga Anda. Ini membantu untuk menjauhkan efek radiasi langsung antara otak dengan HP.
Batasi penggunaan HP di dalam gedung karena HP akan memancarkan lebih banyak gelombang di dalam gedung dibandingkan di luar.
Pakai HP pada saat bar transmisi atau penerimaan signal baik. Ketika transmisi jelek, HP Anda akan bekerja lebih keras untuk menangkap transmisi dengan jelas.
Berhati-hatilah dalam meletakkan HP Anda, karena radiasi berefek didekat ia memancar.
tetapi pendapat terbaru saat ini telah banyak beredar. Seperti yang dikatakan salah satu dokter spesialis onkologi radiasi dari Rumah Sakit CiptoMangunkusumo (RSCM) Arie Munandar mengatakan, radiasi yang dipancarkan gadget sejauh ini tidak berkaitan dengan risiko kesehatan serius seperti penyakit kanker. Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan, radiasi yang dipaparkan ponsel tidak terbukti memicu timbulnya penyakit yang mematikan tersebut..

Arie menjelaskan, semua benda memiliki radiasi, termasuk gadget. Namun ada dua jenis radiasi yang dikeluarkan benda-benda tadi, yaitu radiasi non-ion dan radiasi ionasi. Kedua jenis radiasi ini memiliki efek yang berbeda pada sel tubuh.

"Radiasi non-ion tidak merusak asam deoksiribonukleid (DNA) di dalam sel sehingga tidak memicu kanker. Barulah radiasi ionasi yang dapat merusak DNA," ujar Arie dalam seminar memperingati Hari Kanker Sedunia yang bertema 'Cancer, Did You Know?' Kamis (21/3/2013) lalu di Jakarta.

Pada umumnya, lanjut Arie, benda-benda hanya mengeluarkan radiasi non-ion, termasuk juga gadget.Hanya benda-benda tertentu yang dapat mengeluarkan radiasi ionasi antara lain CT scan, radioterapi, dan alat-alat sejenisnya. Sebuah penelitian besar di Denmark, kata Arie, telah meneliti tentang hubungan penggunaan gadget dengan tumor otak.

Penelitian tersebut melibatkan sekitar 400.000 orang peserta yang diikuti selama 20 tahun. Hasilnya para peneliti tidak menemukan hubungan yang signifikan terhadap risiko pengembangan tumor otak. Penelitian lainnya yang melibatkan 5.000 peserta juga mengatakan tidak ada hubungan antara penggunaan gadget dalam waktu lama dengan penyakit otak.

"Penggunaan gadget atau benda yang mengeluarkan radiasi non-ion lain dalam waktu lama hanya akan menimbulkan panas pada sel, namun tidak sampai memicu kanker," pungkas Arie.

Credit: syahnazandheen.blogspot.com
           health.kompas.com

1/21/2014

Summary Kebocoran Nuklir Fukushima


A. Kapan dan bagaimana

Sejak mengalami kecelakaan akibat gempa dan tsunami pada Maret 2011, untuk pendinginan teras reaktor Fukushima Daichii masih diperlukan aliran air yang konstan, yang bersirkulasi melalui ruang bawah tanah pembangkit. Air menjadi bersifat radioaktif setelah kontak dengan teras dan dipompa ke tangki penyimpanan dan dilakukan treatment sebelum disirkulasikan kembali untuk pendinginan.


Pada Kamis 19 Agustus 2013, sekitar pukul 09:50 pagi, seorang pekerja di bagian inspeksi rutin menemukan bahwa air radioaktif yang diberikan treatment telah bocor dari tangki penyimpanan dan mengalir menuju bendungan sekitarnya melalui katup pembuangan. Hal ini menyebabkan terbentuknya dua genangan air di luar bendungan. Penyelidikan menunjukkan bahwa tinggi air di dalam tangki itu sekitar 3 meter lebih rendah dari yang seharusnya, menunjukkan bahwa sekitar 300 meter kubik air telah hilang.

Tepco melaporkan ke WNN bahwa air bocor telah melampaui level pertama dekontaminasi SARRY yang mana telah membuang sebagian besar Cesium radioaktif. Namun hal itu belum melampaui treatment ALPS yang membuang Strontium dan radionuklida pelepas Beta lainnya.

Pengambilan sampel pada tanggal 26 Agustus menginformasikan bahwa radioaktivitas Beta dalam tangki air sebesar 200.000 Bq/L, sedangkan radioaktivitas Beta dari air yang terakumulasi dalam bendungan adalah sebesar 80 juta Bq / L, yang telah terkonsentrasi melalui penguapan dalam cuaca panas . Laju dosis di dekat air yang bocor dalam bendungan terukur cukup tinggi untuk radiasi Gamma dan Beta yaitu lebih dari 100 MilliSieverts per jam, sedangkan laju dosis Gamma hanya sekitar 1,5 millisieverts per jam lebih rendah.

B. Apa yang telah dilakukan

Setelah kejadian ini, Tokyo Electric Power Company ( Tepco ) telah berhasil menutup katup pembuangan pada tangki tersebut dan memompa sisa air dari tangki yang bocor dipindahkan ke tangki lainnya. Sementara tangki yang bocor akan dikeringkan. Tepco juga telah membersihkan tanah di daerah tersebut hingga kedalaman 50 cm.

Tepco telah mulai membuang tanah yang terkena dampak dari area tersebut ke tempat penyimpanan, dengan menempatkan karung pasir besar di area tersebut. Ilmuwan Tepco sedang menyelidiki seberapa jauh kemungkinan air telah menyebar dan memeriksa daerah tersebut setiap tiga jam sekali.

Tepco juga telah meningkatkan pemantauannya terhadap kanal drainase yang mengalirkan air ke laut. Diketahui bahwa setelah mencapai laut , radiasi Cesium - 134 dan Beta berada di bawah ambang batas, sementara Cesium - 137 ditemukan dalam jumlah sekitar 18 becquerels per liter ( Bq/L ). Angka radioaktivitas per liter ini kurang dari radioaktivitas yang secara alami ada di dalam satu buah pisang. Lebih jauh ke dalam (lebih dekat dengan tangki yang rusak tersebut) tidak terdeteksi adanya Cesium, sementara radiasi Beta berada pada angka 93 Bq/L. Hal ini dapat dibandingkan dengan sekitar 200.000 Bq/L yang terukur dari sampel air pada tangki yang rusak, menunjukkan bahwa radioaktif ini tidak mencapai laut dalam jumlah yang signifikan , bahkan tidak ada sama sekali .

Sebuah teori kegagalan tangki berkaitan dengan fakta bahwa satu dari tiga tangki yang telah dibongkar , dipindahkan dan dipasang kembali setelah posisi asli mereka akan mengalami penurunan. Dapat dipikirkan bahwa hal ini mungkin telah melemahkan segel gerigi, meskipun pengujian yang hati-hati pada saat reassembly telah dilakukan. Semua gerigi tangki akan diadakan pemeriksaan yang lebih teratur di masa mendatang, dengan patroli yang melibatkan sekitar 50 staf – dengan semua membawa dosimeter. Kamera termal akan dipasang pada tangki, dimana kamera ini akan memberikan indikasi tingkat air akibat pengaruh temperatur air pada permukaan tangki. Akan ada staf yang ditugaskan untuk mendokumentasikan secara cepat setiap genangan air yang <b>mencurigakan</b> secara rutin. Katup air juga akan di-set tetap tertutup secara default, kecuali jika memang sedang dibuka.

C. Status terakhir seperti apa?

Tepco telah melaporkan bahwa pihaknya telah membersihkan tanah di daerah yang terkena sampai kedalaman 50 cm dan melaporkan bahwa tidak ada tanda-tanda kontaminasi pada kedalaman tersebut.

Selain itu hasil penyelidikan terhadap seberapa jauh kemungkinan air telah menyebar diperoleh hasil bahwa Tidak ada bukti bahwa air memasuki selokan yang berarti bahwa tidak mungkin radioaktif tersebut meninggalkan daerah tersebut ataupun mencapai laut .

D. Klasifikasi INES

Japan Nuclear Authority ( NRA ) telah menetapkan klasifikasi awal untuk insiden tersebut pada level 1 menurut skala pemeringkatan INES – yaitu sebuah anomali . Namun , berdasarkan laporan awal yang disampaikan oleh Tepco , badan regulator tersebut sedang mempertimbangkan untuk menaikkan ke Level 3 – yaitu insiden serius. NRA mengatakan bahwa pihaknya akan berkonsultasi dengan IAEA tentang reklasifikasi ini .

Namun di sisi lain, Regulator Jepang tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya tidak yakin apakah kebocoran harus diberikan skala pemeringkatan INES tersendiri ataukah diperlakukan sebagai bagian dari kecelakaan Fukushima secara keseluruhan, yang mana telah dinilai pada Level 7 – yaitu kecelakaan besar .





Credit: www.ans.org

Komputer Heart Radiologi


Dalam kehidupan kita sekarang ini peran computer sangatlah penting. Hampir dalam semua sisi kehidupan kita tidak terlepas dari computer. Dalam dunia pendidikan, kesehatan, keamanan, perdagangan dan bidang-bidang lainnya semuanya mengandalkan kemampuan computer. Dengan computer akan memperlancar pekerjaan-pekarjaan kita, memperpendek waktu pencapaian pekerjaan, akan muncul inovasi-inovasi baru, juga dengan bantuan computer akan menekan biaya produksi. Dalam dunia kesehatan disamping memperlancar pekerjaan, yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan keakurasian dalam menegakkan diagnose.

Radiologi sebagai salah satu elemen penegak diagnose, didalam menjalankan fungsinya tidak terlepas dari peran computer. Banyak peralatan radiologi dibuat dengan basic computer seperti Pesawat Rontgen dengan pengaturan parameter expose digital, USG, CT-Scan dan MRI. Dengan teknologi computer ini peralatan radiologi perkembang dengan cepat. Bahkan karena cepatnya perkembangan peralatan radiologi yang berbasic computer, kita yang ada di negeri ini sulit untuk mengikuti perkembangan itu, peralatan radiologi yang sampai ke kita dianggap oleh orang-orang barat sebagai teknologi yang sudah ketinggalan zaman.
Salah satu kelebihan computer di bidang radiologi adalah kemampuan mengolah gambar/citra digital. Sehingga gambar yang akan kita cetak dalam film bisa disesuaikan dengan keinginan kita tanpa adanya pengambilan gambar ulang. Dengan pengaturan pengaturan skala keabuan, kecerahan dan lain-lain. Gambar yang tadinya kurang informative menjadi informative untuk menegakkan diagnose. Gambar yang tadinya over expose atau under expose sehingga kurang informative bisa diolah menjadi gambar yang informative. Mengapa gambar/citra digital bisa kita ubah-ubah sesuai dengan keinginan kita. Untuk bisa memahami hal ini kita harus mengetahui dasar-dasar dari citra digital. Adapun dasar-dasar citra digital adalah:

A. Pengertian Citra
     Citra (image) adalah gambar pada bidang dwimatra (dua dimensi). Pada dasarnya citra yang dilihat terdiri atas berkas-berkas cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda disekitarnya, jadi secara alamiah fungsi intensitas cahaya merupakan fungsi sumber cahaya yang menerangi obyek, serta jumlah cahaya yang dipantulkan oleh obyek. Sumber cahaya menerangi objek, objek memantulkan kembali sebagian dari berkas cahaya tersebut. Pantulan cahaya iniditangkap oleh oleh alat-alat optik, misalnya mata pada manusia, kamera,pemindai (scanner), dan sebagainya, sehingga bayangan objek yang disebut citratersebut terekam.


Citra sebagai keluaran dari suatu sistem perekaman data dapat bersifat :
1. Optik berupa foto,
2. Analog berupa sinyal video seperti gambar pada monitor televisi,
3. Digital yang dapat langsung disimpan pada suatu pita magnetic


Citra digital dapat didefinisikan sebagai fungsi dua variabel, f(x,y), dimana xdan y adalah koordinat spasial dan nilai f(x,y) adalah intensitas citra pada koordinat tersebut


Pixel







          Beberapa penulis menjelaskan piksel sebagai sel gambar . Contoh di atas menunjukkan sebuah gambar dengan porsi yang sangat diperbesar, di mana individu piksel diterjemahkan sebagai kotak kecil. pixel adalah unit terkecil dari gambar yang dapat dikendalikan. Setiap piksel memiliki alamat sendiri. Alamat dari sebuah pixel yang sesuai dengan koordinat. Pixel biasanya disusun dalam pola dua dimensi, dan sering direpresentasikan menggunakan titik atau kotak. Intensitas dari masing-masing pixel adalah variabel. Dalam sistem gambar berwarna, warna biasanya diwakili oleh tiga atau empat intensitas komponen seperti merah, hijau dan biru atau cyan, magenta, kuning dan hitam.



Dasar warna

         RGB adalah suatu model warna yang terdiri dari merah, hijau, dan biru, digabungkan dalam membentuk suatu susunan warna yang luas. Setiap warna dasar, misalnya merah, dapat diberi rentang-nilai. Untuk monitor komputer, nilai rentangnya paling kecil = 0 dan paling besar = 255. Pilihan skala 256 ini didasarkan pada cara mengungkap 8 digit bilangan biner yang digunakan oleh mesin komputer. Dengan cara ini, akan diperoleh warna campuran sebanyak 256 x 256 x 256 = 1677726 jenis warna. Sebuah jenis warna, dapat dibayangkan sebagai sebuah vektor di ruang 3 dimensi yang biasanya dipakai dalam matematika, koordinatnya dinyatakan dalam bentuk tiga bilangan, yaitu komponen-x, komponen-y dan komponen-z. Misalkan sebuah vektor dituliskan sebagai r = (x,y,z). Untuk warna, komponen-komponen tersebut digantikan oleh komponen R(ed), G(reen), B(lue). Jadi, sebuah jenis warna dapat dituliskan sebagai berikut: warna = RGB(30, 75, 255). Putih = RGB (255,255,255), sedangkan untuk hitam= RGB(0,0,0).



Citra Gray

Graysacale adalah warna-warna piksel yang berada dalam rentang gradasi warna hitam dan putih