Showing posts with label generasi. Show all posts
Showing posts with label generasi. Show all posts

1/22/2014

Radiasi. Masalah (?) dan Pencegahannya


Perkenalan manusia dengan gejala radioaktivitas dimulai ketika fisikawan prancis, Antonic Henry Becquerel pada tahun 1896 menemukan unsur Uranium(U) yang menunjukkan gejala aneh dan belum pernah diketahui sebelumnya. Gejala aneh yang merupakan gejala radioaktivitas itu di temukan tidak sengaja, pada saat beliau sedang mempelajari fosforesensi dan fluoresensi. Unsur-unsur Uranium mengalami gejala radiasi tertentu dengan daya tembus yang sama dengan daya tembus sinar X.

Hal yang penting dari hasil penelitian ini adalah bahwa radiasi tidak bergantung pada bentuk senyawa kimia Uranium. Gejala pemancaran radiasi secara spontan dari Uranium tersebut disebut gejala Radioaktivitas.

Pada tahun 1898, yaitu selang waktu dua tahun dari penemuan Uranium. Pasangan suami-istri ahli kimia kabangsaan perancis Marie Curie (1867-1936)dan Pierre Curie (1859-1905) berhasil menemukan gejala sama seperti unsur Uranium. Kedua unsur baru itu ia namai Polonium (Po) dan Radium (Ra). Dalam kurun waktu berikutnya, puluhan bahan lain yang menunjukkkan Radioaktivitas semacam itu berhasil ditemukan oleh Becquerel dan Curie yang merupakan unsur radioaktif alam. Unsur-unsur tersebut terbentuk bersamaan dengan proses terbentuknya alam ini.
Darimana Sumber radiasi di lingkungan, bahaya apa yang ditimbulkan oleh zat radioaktif ini, bagaimana memproteksi nya dan bagaimana melakukan pertolongan pertama terhadap kecelakaan zat Radioaktif ini, secara sederhana dapat dilihat sbb :

SUMBER-SUMBER RADIASI LINGKUNGAN
Ditinjau dari proses terbentuknya unsur-unsur Radiaktif atau sumber-sumber radiasi lainnya yang ada di lingkungan ini dapat di kelompokkan kedalam dua golongan besar, yaitu sumber radiasi alam dan sumber radiasi buatan. Dikatakan sumber radiasi alam karana sumber-sumber itu sudah ada semenjak alam ini lahir. Sumber-sumber radiasi buatan yaitu sumber radiasi yang proses terbentuknya melibatkan interverensi manusia, baik sumber radiasi tersebut sengaja dibuat untuk maksud –maksud tertentu atau merupakan hasil samping dari pemanfaatan tekhnolgi nuklir oleh umat manusia.


A. Radiasi Alam

Bahan-bahan Radiaktif alam dapat berperan sebagai sumber radiasi alam. Jadi radiasi pada prinsipnya sudah ada sejak alam ini terbentuk secara garis besar. Radiasi alam atau sering juga disebut sebagai radiasi latar 
dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu:
Radiasi ekstra teresterial (berasal dari angkasa luar)

Radiasi dari angkasa luar yang paling penting untuk diketahui adalah : Radiasi Kosmis. Radiasi dari angkasa luar ini terdiri dari dua macam, yaitu : radiasi kosmis primer dan radiasi kosmis skunder. Radiasi kosmis skunder selanjutnya dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu : Radiasi kosmis galaksi, radiasi yang terperangkap dalam medan magnet bumi dan radiasi kosmis dari matarahari.
Reaksi nuklir yang terjadi dapat menghasilkan sinar kosmis skunder yang terdiri atas meson, elektron, foton, 
neutron,proton dan lain-lain.
Radiasi teresterial (berasal dari permukaan bumi)

Sumber-sumber radiasi alam yang berada di permukaan bumi berasal dari bahan-bahan Radioaktif alam yang disebutRadionulkida Primodial. Bahan Radioaktif ini dapat ditemukan dalam lapisan tanah atau batuan, air, serta udara. Radiasi yang dipancarkan oleh radionuklida Primodial ini disebut Radiasi Terseterial. Radiasi ini berasal dari mineral-mineral yang adal dalam batu-batuan dan juga dalam tanah. Seringkali juga dinamakan Radiogeologi.


B. Radiasi Buatan

Selain unsur Radioaktif alam, kita juga mengenal adanya unsur-unsur Radioaktif buatan yang tersebar di lingkungan hidup. Unsur-unsur Radioaktif buatan dapat terbentuk melalui proses fisi, proses aktivasi maupun transmutasi inti lainnya. Radiasi buatan dapat pula berasal dari sumber-sumber lain sperti pesawat sinar – X dan akselerator.


BAHAYA AKIBAT ZAT RADIOAKTIF

Eksplosi bom yang berasal dari salah satu fission menghasilkan suatu material-material yang Radioaktif. Nuclus dari Uranium atau Plutonium kalau menangkap Neutron menjadi tidak stabil. Jika ledakan dari bom atom ini dekat pada bumi maka tanah juga terlempar sebagai debu ke atas. Juga karena adanya radiasi dari sinar Neutron yang kuat, maka debu ini sebagaian besar menjadi Radioaktif..


A. Bahaya Radiasi

Pada dasarnya bahaya yang ditimbulkan oleh tenaga atom disebabkan oleh karena ionisasi sel-sel, jaringan-jaringan badan oleh radiasi yang bertenaga. Dalam batas-batas tertentu kulit-kulit manusia tahan terhadap sinar dari luar. Bagian luar kulit selalu di ganti dengan jaringan-jaringan baru oleh lapisan hidup. Penyinaran yang pendek dan sangat kuat tetapi terus-menerus dan berlebihan dapat menyebabkan kerusakan yang permanen.

Akibat radiasi terhadap manusia oleh Ellinge dibuat pernyataan sbb :
Menurut metode radiasi : Efek yang langsung disebut efek lokal, dan efek yang tidak langasung dinamakan efek sisitematik.
Menurut waktu dan efek : Efek dapat terjadi segera setelah perlakuan dan disebut efek segera. Namun, kerapkali beberapa waktu berlalau sebelum efek ini terlihat. Periode antara mulai penyinaran dan mulai kelihatan tanda-tanda gangguan dinamakanperiode laten. Akibat radiasi semacam ini dinamakan efek lambat.
Menurut kuantitas efek : Radiasi dapat membuat kerusakan atau perubahan dalam inti sel, sel-sel dan jaringan-jaringan.
Menurut kualitas efek : Radiasi menghasilkan efek yang reversibleatau irreversible. Efek reversible atau ierreversible ini tergantung pada besar-kecilnya dosis radiasi yang dipakai.


B. Bahaya Dilihat dari Sudut Sumber Radiasi

Bahaya radiasi bermacam-macam. Efek dapat berbeda-beda, apakah zat radioaktif masuk ke dalam tubuh ataukah hanya menyinari tubuh manusia dan luar saja. Dalam hal yang pertamapun masih ada tingkatan-tingkatan dalam besar-kecilnya bahaya.

Besar-kecilnya peracunan zat Radioaktif yang efektif tergantung pada faktor-faktor dibawah ini:

a. Sifat-sifat dari zat-zat Radioaktif sendiri
Panjang setengah umur zat-zat Radioaktif : Makin panjang setengah umur, makin berbahay zat Radioaktif tersebut.
Besarnya tenaga : Makin besar tenaganya, makin berbahaya zat Radioaktif
Sifat radiasi : Bahaya yang paling besar disebabkan oleh karena sinar tidak dapat dilihat oleh mata.

b. Reaksi badan atau jaringan tubuh terhadap zat Radioaktif

Absorbsi badan terhadap zat Radioaktif : Semakin mudah badan atau bagian badan mengabsorbsi zat Radioaktif, semakin berbahaya zat tersebut.
Derajat lokalisasi selektif dalam badan : Bila zat Radioaktif tertelan biasanya mengendap di tempat-tempat tertentu
Daya eliminasi terhadap zat Radioaktif
Daya Eliminasi yaitu : suatu daya upaya manusia untuk melepaskan zat Radioaktif dari badan manusia.

c. Metode eksperimen yang dipakai
Eksperimen yang labih berbahaya adalah memakai zat-zat Radioaktif di luar tabung-tabung penyimpanan (container) dan langsung berhubungan dengan manusia.


C. Bahaya Menggunakan Zat-zat Radioaktif

Bahaya-bahaya yang timbul akibat penggunaan zat Radioaktif dapat dibedakan sbb :
a. Pengendapan zat-zat Radioaktif ke dalam badan

Menelan zat Radioaktif

Menelan zat Radioaktif ini dapat dibedakan menjadi yanggawat (accute) dan kronis (Chronic). Dalam keadaan yang gawat, zat-zat Radioaktif tertelan dalam jumlah yang relatif besar dalam bentuk larutan atau makanan. Dalam keadaan kronis, Radio-isotop tertelan terus-menerus dalam jumlah yang sangat kecil tetapi tertimbun disuatu bagian badan.

Zat-zat Radioaktif terhisap masuk ke saluran pernapasan

Masuknya Radio-isotop kedalam paru-paru merupakan bahaya yang tiga kali lipat, karena paru-paru langsung mendapat penyinaran dan paru-paru langsung mengabsorpsi bahan aktif. Msuknya isotop-isotop kedalam saluran respirasi dimungkinkan dalam bentuk gas, uap, sparay dan debu.
Absorpsi zat-zat Radioaktif oleh permukaan badan yang sehat dan luka
Jika zat-zat Radioaktif dapat diabsorbsi badan melalui kulit yang sehat ataupun yang luka, dalam keadaan yang tidak menguntungkan merupakan penyimpanan aktivitas dalam kulit dan menghasilkan tumor.

b. Penyinaran zat-zat Radioaktif dari luar terhadap badan
Penyinaran seluruh tubuh dengan sinar-gamma
Penyinaran seluruh tubuh dengan sinar-betta
Peyinaran tangan atau sebagain dari tubuh oleh sinar-gamma atau sinar-betta

PROTEKSI TERHADAP BAHAYA RADIASI SINAR RADIOAKTIF
a. Penyesuaian laboratorium dan peralatan dengan tindakan-tindakan preventif
Ruang-ruang dan laboratorium yang dipakai dalam percobaan yang mempergunakan radio-isotop harus spesial dibuat untuk keperluan itu. Contoh yang dapat dikemukakan adalah sbb:

Lantai harus mempunyai permukaan yang halus artinya harus kontinu
Tonjolan genting diusahakan sekecil-kecilnya, untuk itu digunakan genting as phalt
Ventilasi didalam ruang kurang lebih mempunyai kecepatan linear aliran udara 100-150 kaki permenit.
Tembok atau dinding dibuat dari bahan-bahan yang tidak berpori dan mudah dicuci.
Laboratorium tidak boleh dipakai untuk ruang makan atau merokok.
Jika jumlah aktivitas lebih besar, maka dipakai alat yang dinamakan the shilded optical system.

b. Pemeriksaan laboratorium dan peralatan sebelum dipakai
Pemeriksaan ada tidaknya sinar bahaya di dalam ruang-ruang laboratorium

c. Proteksi terhadap personel yang bekerja
Pekerja menggunakan pakaian yang baik ialah pakaian yang menutupi seluruh tubuh rapat-rapat.


PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN RADIOAKTIF

Pertolongan pertama terhadap kecelakaan disebabkan oleh zat Radioaktif , sbb :a) Dengan alat pengukur P.I.C dan Film Badges diketahui bahwa personel atau pekerja dalam hari atau minggu itu mendapat sinar terlalu banyak. Pekerja tidak dapat bekerja sampai didapatkan dengan pasti bahwa kesehatannya tidak terganggu. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan urine, faeces dan darah. Bila ternyata ada gangguan yang dianggap serius, maka pasien harus dipisahkan dari pasien laindan pengawasan diserahkan kepada dokter.b) Apabila kulit terperciki oleh zat-zat Radiaoaktif, entah luka atau tidak, harus segera dicuci. Bila setelah dicuci, ternyata masih terdapat kontaminasi, berarti belum cukup bersih, maka pakailah zat-zat dekontaminasi yang cocok dengan zat Radioaktif tersebut.c) Perawatan yang dilakukan terhadap orang yang menelan zat larutan Radioaktif sama dengan perawatan yang dilakukan terhadap oarang yang terkena racun, pasien diusahakan agar muntah-muntah, sehingga zat-zat yang meracuni tersebut dapat keluar.d) Debu, spray atau uap, zat Radioaktif yang telah masuk dalam saluran pernapasan (paru-paru), harus dikeluarkan dari paru-paru dan pasien harus dirawat.

1/21/2014

Komputer Heart Radiologi


Dalam kehidupan kita sekarang ini peran computer sangatlah penting. Hampir dalam semua sisi kehidupan kita tidak terlepas dari computer. Dalam dunia pendidikan, kesehatan, keamanan, perdagangan dan bidang-bidang lainnya semuanya mengandalkan kemampuan computer. Dengan computer akan memperlancar pekerjaan-pekarjaan kita, memperpendek waktu pencapaian pekerjaan, akan muncul inovasi-inovasi baru, juga dengan bantuan computer akan menekan biaya produksi. Dalam dunia kesehatan disamping memperlancar pekerjaan, yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan keakurasian dalam menegakkan diagnose.

Radiologi sebagai salah satu elemen penegak diagnose, didalam menjalankan fungsinya tidak terlepas dari peran computer. Banyak peralatan radiologi dibuat dengan basic computer seperti Pesawat Rontgen dengan pengaturan parameter expose digital, USG, CT-Scan dan MRI. Dengan teknologi computer ini peralatan radiologi perkembang dengan cepat. Bahkan karena cepatnya perkembangan peralatan radiologi yang berbasic computer, kita yang ada di negeri ini sulit untuk mengikuti perkembangan itu, peralatan radiologi yang sampai ke kita dianggap oleh orang-orang barat sebagai teknologi yang sudah ketinggalan zaman.
Salah satu kelebihan computer di bidang radiologi adalah kemampuan mengolah gambar/citra digital. Sehingga gambar yang akan kita cetak dalam film bisa disesuaikan dengan keinginan kita tanpa adanya pengambilan gambar ulang. Dengan pengaturan pengaturan skala keabuan, kecerahan dan lain-lain. Gambar yang tadinya kurang informative menjadi informative untuk menegakkan diagnose. Gambar yang tadinya over expose atau under expose sehingga kurang informative bisa diolah menjadi gambar yang informative. Mengapa gambar/citra digital bisa kita ubah-ubah sesuai dengan keinginan kita. Untuk bisa memahami hal ini kita harus mengetahui dasar-dasar dari citra digital. Adapun dasar-dasar citra digital adalah:

A. Pengertian Citra
     Citra (image) adalah gambar pada bidang dwimatra (dua dimensi). Pada dasarnya citra yang dilihat terdiri atas berkas-berkas cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda disekitarnya, jadi secara alamiah fungsi intensitas cahaya merupakan fungsi sumber cahaya yang menerangi obyek, serta jumlah cahaya yang dipantulkan oleh obyek. Sumber cahaya menerangi objek, objek memantulkan kembali sebagian dari berkas cahaya tersebut. Pantulan cahaya iniditangkap oleh oleh alat-alat optik, misalnya mata pada manusia, kamera,pemindai (scanner), dan sebagainya, sehingga bayangan objek yang disebut citratersebut terekam.


Citra sebagai keluaran dari suatu sistem perekaman data dapat bersifat :
1. Optik berupa foto,
2. Analog berupa sinyal video seperti gambar pada monitor televisi,
3. Digital yang dapat langsung disimpan pada suatu pita magnetic


Citra digital dapat didefinisikan sebagai fungsi dua variabel, f(x,y), dimana xdan y adalah koordinat spasial dan nilai f(x,y) adalah intensitas citra pada koordinat tersebut


Pixel







          Beberapa penulis menjelaskan piksel sebagai sel gambar . Contoh di atas menunjukkan sebuah gambar dengan porsi yang sangat diperbesar, di mana individu piksel diterjemahkan sebagai kotak kecil. pixel adalah unit terkecil dari gambar yang dapat dikendalikan. Setiap piksel memiliki alamat sendiri. Alamat dari sebuah pixel yang sesuai dengan koordinat. Pixel biasanya disusun dalam pola dua dimensi, dan sering direpresentasikan menggunakan titik atau kotak. Intensitas dari masing-masing pixel adalah variabel. Dalam sistem gambar berwarna, warna biasanya diwakili oleh tiga atau empat intensitas komponen seperti merah, hijau dan biru atau cyan, magenta, kuning dan hitam.



Dasar warna

         RGB adalah suatu model warna yang terdiri dari merah, hijau, dan biru, digabungkan dalam membentuk suatu susunan warna yang luas. Setiap warna dasar, misalnya merah, dapat diberi rentang-nilai. Untuk monitor komputer, nilai rentangnya paling kecil = 0 dan paling besar = 255. Pilihan skala 256 ini didasarkan pada cara mengungkap 8 digit bilangan biner yang digunakan oleh mesin komputer. Dengan cara ini, akan diperoleh warna campuran sebanyak 256 x 256 x 256 = 1677726 jenis warna. Sebuah jenis warna, dapat dibayangkan sebagai sebuah vektor di ruang 3 dimensi yang biasanya dipakai dalam matematika, koordinatnya dinyatakan dalam bentuk tiga bilangan, yaitu komponen-x, komponen-y dan komponen-z. Misalkan sebuah vektor dituliskan sebagai r = (x,y,z). Untuk warna, komponen-komponen tersebut digantikan oleh komponen R(ed), G(reen), B(lue). Jadi, sebuah jenis warna dapat dituliskan sebagai berikut: warna = RGB(30, 75, 255). Putih = RGB (255,255,255), sedangkan untuk hitam= RGB(0,0,0).



Citra Gray

Graysacale adalah warna-warna piksel yang berada dalam rentang gradasi warna hitam dan putih

1/14/2014

Sejarah Perkembangan Komputer


Sejarah perkembangan komputer dibagi dalam 5 generasi besar, yaitu:

1. Komputer Generasi Pertama

Perang Dunia II ternyata membawa pengaruh terhadap perkembangan komputer. Negara-negara yang terlibat perang mencoba mengembangkan komputer untuk meningkatkan potensi strategis yang dimiliki komputer. Akhirnya dana pengembangan komputer meningkat dan mengakibatkan percepatan kemajuan teknik komputer.


Pada 1941, seorang insinyur Jerman bernama Konrad Zuse merakit sebuah komputer Z3 untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann membuat konsep desain komputer yang dapat dipakai dalam teknik komputer sampai 40 tahun yang akan datang.

Karakteristik komputer yang diciptakannya yaitu unit pemrosesan sentral (CPU). CPU memungkinkan semua fungsi komputer dikoordinasikan hanya dengan satu sumber. Ciri dari komputer generasi pertama adalah instruksi operasi dibuat spesifik untuk suatu tugas tertentu. Komputer ini mempunyai program yang disebut “machine language”. Program ini membuat komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.


2. Komputer Generasi Kedua

Pada 1948, ada alat yang disebut transistor. Alat ini mempengaruhi perkembangan komputer. Pada awal 1960-an, muncullah komputer generasi kedua yang digunakan di bidang bisnis, universitas, dan pemerintahan. Penggunaan komputer di berbagai bidang ini sukses. Semua komputer di generasi ini menggunakan transistor.


3. Komputer Generasi Ketiga

Transistor ternyata menimbulkan panas yang sangat tinggi dan dapat merusak bagian-bagian internal komputer. Insinyur di Texas Instrument bernama Jack Kilby, mengembangkan IC (Integrated Circuit) pada 1958.

Hasilnya, para ilmuwan sukses memasukkan lebih banyak komponen ke dalam satu chip tunggal disebut semikonduktor. Hal ini membuat komputer menjadi makin kecil. Perkembangan lainnya di generasi ini yaitu penggunaan sitem operasi yang menjadikan mesin dapat menjalankan beberapa program berbeda secara serantak.


4. Komputer Generasi Keempat

Generasi ini mengembangkan komputer dengan mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Pada 1980-an, Very Large Scale Integration mampu menampung ribuan komponen dalam satu chip tunggal. Pada 1981, ada istilah Personal Computer (PC). Kemudian komputer mengembangkan lagi evolusinya, yaitu diciptakannya laptop.


5. Komputer Generasi Kelima

Menjelaskan komputer generasi kelima rasanya agak sulit. Komputer di generasi ini dirancang untuk bisa melakuakn percakapan dengan manusia. Hal ini msaih jauh dari kenyataan. Tapi, mungkin saja terwujud karena ada komputer yang dapat menerima perintah secara lisan dan dapat meniru nalar manusia.


Sejarah Perkembangan Komputer – Komputer Elektrik Pertama


Pada 1943, J. Presper Eckert dan John Mauchly dari Universitas Pennsylvania mulai mengkonstruksi ENIAC, komputer elektrik pertama. Sayangnya, proyek ini tidak selesai hingga 1946. ENIAC ukurannya sangat besar, kira-kira sebesar 72 meter persegi dengan berat 50 ton dan menggunakan 18000 tube vakum.


Setelah ENIAC, disusul dengan The TX-O (Transistorized Experimental Computer) atau komputer transistor pertama yang didemonstrasikan di MIT (Massachusetts Institute of Technology). Lalu, ditemukan EDSAC (yang merupakan komputer penyimpan program pertama), EDVAC, dan UNIVAC I.


Ciri khas komputer generasi pertama ini ukurannya sangat besar, sangat berat, menggunakan tenaga listrik hingga ribuan watt, dan menggunakan bahasa mesin sehingga hanya orang-orang terlatih yang mampu menggunakannya. Oleh sebab itu, komputer generasi ini tidak dikomersilkan. Hanya segelintir institusi yang menggunakannya.


Sejarah Perkembangan Komputer – Komputer Mini Pertama

Komputer ukuran mini pertama dirilis oleh Digital Equipment Corporationpada 1960 dan diberi nama PDP.


PC (Personal Computer) Pertama Diciptakan

Pada 1975, Ed Roberts menemukan Altair 8800, yaitu PC pertama yang menggunakan tombol tekan on-off dengan lampu serial untuk menyalakan CPU. Namun, PC ini tidak sepopuler The Micral yang dikomersilkan pertama kali pada 1973. PC ini menggunakan processor Intel 8800 dan dijual dengan harga $1,750.






Workstation Pertama


Komputer telah mengalami revolusi. Workstation yang muncul pertama kali bernama Xerox, tidak pernah dikomersilkan. Komputer ini dilengkapimouse dan sudah dapat beroperasi seperti layaknya komputer yang kita kenal saat ini, dengan berbagai aplikasi windows, menus, dan icon.




Laptop Pertama


Laptop pertama yang diciptakan adalah Osborne I. Ditemukan oleh Adam Osborne dengan berat 24 pon, layar 5 inci, memori 64 KB, dua floppy drives dan sebuah modem.

Kemudian, disusul dengan laptop IBM pada 1984 yang merupakan laptop pertama dengan berat 30 pon. IBM PCD yang telah mengalami modifikasi diperkenalkan pada 1986 merupakan satu-satunya laptop paling ringan dengan berat 12 pon dan bisa dikonversikan ke PC. Pada 1994, IBM memperkenalkan IBM ThinkPad 775CD, notebook pertama yang menggunakan CD-ROM.